Hodak menilai peran Bobotoh sangat besar dalam kemenangan krusial tersebut, yang sekaligus mengantarkan PERSIB menjadi juara paruh musim. Menurutnya, atmosfer luar biasa di GBLA menjadi energi tambahan bagi perjuangan Beckham Putra Nugraha dan rekan-rekannya di lapangan.
“Atmosfer di pertandingan melawan Persija sangat fantastis. Tidak ada flare selama 90 menit dan Bobotoh terus bernyanyi. Itu membuat energi tim bertambah dan kami menjadi lebih kuat,” ujar Hodak.
Pelatih asal Kroasia itu berharap dukungan positif seperti ini tidak hanya hadir dalam laga besar, tetapi juga terus terjaga di setiap pertandingan kandang PERSIB. Ia menilai atmosfer yang kondusif dan penuh semangat sangat penting untuk membantu tim kembali meraih gelar juara.
“Atmosfer seperti saat melawan Persija bisa menjadi contoh. Itu adalah bentuk dukungan yang sangat positif,” pungkasnya.
Pada putaran kedua Super League 2025/26, PERSIB dijadwalkan menjalani sembilan laga kandang, masing-masing menghadapi PSBS Biak (25 Januari 2026), Malut United (6 Februari 2026), Persita Tangerang (22 Februari 2026), Madura United (26 Februari 2026), Persik Kediri (9 Maret 2026), Bali United (12 April 2026), Arema FC (24 April 2026), PSIM Yogyakarta (4 Mei 2026), dan Persijap Jepara (23 Mei 2026).
Selain itu, PERSIB juga akan melakoni laga kandang leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/26 melawan Ratchaburi FC pada 18 Februari 2026.***(Spaktual.sport)