Spaktual.com – Kedelapan cucu Ratu Elizabeth II berdiri dalam penjagaan di samping peti jenazah pada Sabtu, 17 September 2022.
Sebelumnya ribuan orang datang untuk memberi penghormatan kepada mendiang Ratu Elizabeth II.
Masyarakat yang ingin memberikan penghormatan kepada Ratu Elizabeth II memenuhi sepanjang jalan di seluruh London.
Meski cuaca telah diperingatkan akan menjadi lebih dingin, namun tidak menghentikan langkah mereka untuk memberikan kepada Ratu Elizabeth
“Ramalan cuaca pada hari ini dingin, dihimbau menggunakan baju hangat,” tulis Departemen Kebudayaan Inggris, dilansir Pikiran-rakyat.com dari Euro News.
Terbungkus dalam Royal Standarnya dan ditutup dengan mahkota bertabur berlian, peti jenazah Ratu Elizabeth II diistirahatkan di Westminster Hall, bagian tertua dari Parlemen Inggris.
Pemakamannya akan berlagsung pada Senin, 19 September 2022 dan dihadiri oleh beberapa kepala negara dari seluruh dunia, seperti Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.
Puluhan ribu orang yang ingin mengucapkan selamat tinggal kepada Elizabeth II telah mengalir ke Aula sejak dibuka pada hari Rabu, 14 September 2022.
Jumlah pelayat terus bertambah sejak publik pertama kali diterima, dengan antrian meliuk-liuk dari pusat kota London ke Southwark Park di selatan.
Menghormati kesabaran mereka, Raja Charles III dan putra sulungnya Pangeran William melakukan kunjungan mendadak pada hari Sabtu, untuk menyambut orang-orang yang menunggu untuk melewati peti jenazah Elizabeth II.
Selain itu, Raja Charles III dan Pangeran William juga berjabat tangan dan berterima kasih kepada pelayat dalam antrian dekat Jembatan Lambeth.
Semua cucu Ratu Elizabeth II berdiri didekat peti jenazah, William dan Pangeran Harry, putra Charles, bergabung dengan anak-anak Putri Anne, Zara Tindall dan Peter Philips.
Putri Pangeran Andrew, Putri Beatrice dan Putri Eugenie dan dua anak Pangeran Edward, Lady Louise Windsor dan James, Viscount Severn.
Kedua pangeran, yang merupakan veteran militer terlihat menggunakan seragam kemiliterannya.
Harry, yang bertugas di Afghanistan sebagai perwira tentara Inggris, mengenakan pakaian sipil ketika peti mati Ratu meninggalkan Istana Buckingham karena dia bukan lagi anggota keluarga kerajaan yang bekerja.
Dia dan istrinya Meghan berhenti dari tugas kerajaan dan pindah ke Amerika Serikat pada tahun 2020.
Raja Charles III meminta agar William dan Harry mengenakan seragam militer mereka di Westminster Hall berjaga-jaga.***